by

Fakta & Mitos Unik Liga Champions

UEFA Champions League atau biasa kita sebut Liga Champions, adalah sebuah kompetisi yang mempertemukan klub papan atas benua Eropa, oleh sebab itu gengsi di kompetisi ini sangat besar.

Dalam setiap pertandingan selalu saja ada keunikan atau fakta yang mungkin saja tidak pernah kita tau sebelumnya, mulai dari pemain,sejarah samapai mitos dalam perhelatan setip musimnya. Dalam artikel ini kami akan mencoba membahas beberapa hal tentang keunikan liga champions.

Pemain:
Francesco Totti, pemain As Roma atau pemain yang memiliki julukan pangeran roma ini memiliki catatan unik dalam Liga Champions, ia sebagai pemain tertua yang mencetak gol dalam Liga Champions. Pada musim 2015 Totti menjadi salah satu pemain As Roma yang di turunkan pelatih dan mencetak gol saat melawan CSK Moskwa. Saat itu usia Francesco Totti 38 tahun 53 hari.

Celestine Babayaro, saat ini pria berkebangsaan Nigeria ini menjadi pemain termuda di Liga Champions. membela klub nya RSC Anderlecht pada 1994 ia di turunkan sebagai pemain penganti, saat itu usianya masih sangatmuda yaitu 16 tahun 87 hari.

Sejarah:
Saat masih bernama Piala Eropa, kala itu partai final dilaksanakan 2 pernadingan, yaitu Home dan Away. Namun pada 1992 format berubah menjadi 1 pertemuan tidak hanya itu, nama dari kompetisi ini juga berubah menjadi Liga Champions.

Mitos Liga Champions:
Mungkin paling seru untuk membahas yang satu ini, karena mitos bisa saja benar dan salah. Banyak sekali mitos di liga champions, walau sebenarnya ada mitos yang sudah di pecahkan namun ada pula mitos yang belum terpecahkan saat ini.

Mengalahkan Barca Bakal Juara Liga Champions:
Sejak format berubah menjadi Liga Champions, Barcelona sudah dua kali kalah dalam semifinal, dan anehnya kedua klub itu akhirnya menjadi juara setelah berlaga di final.

Pada musim 2010 Inter Milan harus menghadapi Barcelona di Semifinal, kala itu Barcelona menjadi klub paling di takuti, disisi lain Inter memiliki pertahanan terkuat saat itu. Inter dapat menyingkirkan Barcelona dan melawan Bayern Muncehn di Final, Inter akhirnya menjadi Juara setelah mengalahkan Bayern dengan skor 2-0.

Musim 2012 adalah musim yang cemerlang buat pasukan Roberto Di Matteo, kala itu Chelsea bertemu dengan Barcelona di laga semifinal, dengan hasil yang dramatis setelah gol torres akhirnya Chelsea melengang ke Final. Bertemu dengan Bayern Muncehn, akhirnya Chelsea keluar sebagai juara setelah melalui drama adu pinalti.

Tidak Bisa Mempertahankan Trofi Liga Champions:
Sempat lama menjadi sebuah mitos yang di percayai, akhirnya mitos ini di pecahkan oleh Real Madrid sejak 2 musim lalu, Real Madrid menjadi satu-satunya klub yang dapat mempertahankan trofi Liga Champions bahkan sampai 3 kali beruntun setelah musim ini dapat mengalahkan Liverpool di partai puncak.

News Feed