by

Mustahil Tapi Liverpool Bisa Melakukan Itu

-Berita-171 views

Tak ada yang menyangka Liverpool bisa membalikkan kedudukan atas Barcelona di semifinal. Ya, The Reds baru saja melewati kemustahilan.

Sebelum kickoff leg kedua semifinal Liga Champions Eropa di Anfield, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB, Liverpool memikul beban berat dan banyak yang memprediksi sulit untuk membalikannya. Kalah 0-3 dari Barca di leg pertama, mengharuskan Si Merah menang dengan skor minimal 4-0.

Kabar buruknya, Liverpool tidak akan diperkuat dua penyerang andalannya, Mohamed Salah dan Roberto Firmino, yang absen karena cedera.

Sedangkan Barca datang dengan beban lebih ringan, mereka cuma butuh hasil imbang. Kalaupun harus kalah tidak lebih dari dua gol untuk memastikan diri ke final.

Target tersebut rasanya tak sulit bagi Barca, pasalnya Barca punya catatan oke di laga tandang Liga Champions Eropa musim ini dengan tiga kemenangan serta dua imbang. Apalagi mereka bisa menurunkan semua pemain terbaiknya termasuk duet Lionel Messi dan Luis Suarez yang jadi membobol gawang Liverpool di leg pertama.

Gol cepat Divock Origi di menit ketujuh mencuatkan optimisme fans Liverpool. Namun setelah itu, mereka dibuat harap-harap cemas karena tidak ada gol tambahan sampai turun minum.

Kerja keras di paruh kedua berbuah dua gol di menit ke-54 dan ke-56. Adalah Giorginio Wijnaldum yang membobol gawang Marc-Andre Ter Stegen dua kali untuk menjadikan skor 3-0.

Agregat menjadi imbang 3-3 membuat Si Merah semakin intensif menekan pertahanan Barca. Hasilnya, publik tuan rumah bergemuruh menyambut gol kedua Origi di menit ke-79 untuk menjadikan skor 4-0 yang bertahan hingga laga usai.

Hasil tersebut memastikan Liverpool melaju ke final setelah berhasil membalikkan agregat jadi 4-3, sekaligus membuktikan tidak ada yang mustahil selama masih ada peluang.

“Sulit dipercaya. Saya tidak berpikir banyak yang mengiria kami punya peluang (lolos). Kami tahu itu sulit tetapi masih mungkin,” ujar kapten Liverpool, Jordan Henderson.

“Kepercayaan yang kami miliki di ruang ganti sangat luar biasa. Kami tahu kami bisa melakukan hal spesial di Anfield. Lihat para pemain dan fans, ini malam spesial.”

“Kami ingin memulai dengan cepat. Kami mendapat gol cepat yang membantu. Itu bukan sekedar gol, setelahnya membuat mereka (Barcelona) berada dalam tekanan. Kami tahu jika kami memperlihatkan kepribadian dan hati yang besar kami punya kesempatan,” ia memungkasi.

Tim asuhan Jurgen Klopp kini tinggal menunggu pemenang antara Ajax Amsterdam dan Tottenham Hotspur yang baru akan bermain Kamis (9/5/2019) dini hari WIB. Ajax dalam posisi unggul agregat 1-0 di leg pertama.

News Feed