by

Sah: Madrid, Selamat Datang Kembali Zidane

-Berita-145 views

Real Madrid resmi mendepak Santiago Solari dari kursi pelatih. Sebagai gantinya, Madrid kembali menunjuk Zinedine Zidane.

Madrid mengumumkan pemecatan Solari serta penunjukan Zidane, Selasa (12/3/2019) dini hari WIB. Solari menjadi pelatih kedua yang dipecat Madrid musim ini setelah Julen Lopetgui di paruh pertama musim ini.

Sedangkan Zidane kembali ke Santiago Bernabeu setelah menandatangani kontrak berdurasi tiga musim sampai 30 Juni 2022.

“Hasil pertemuan manajemen Real Madrid, Senin (11/3/2019) waktu setempat, memutuskan untuk menyudahi kontrak Santiago Solari sebagai pelatih tim utama. Real Madrid menawarkan ia kesempatan untuk tetap di klub,” demikian pernyataan resmi Madrid.

“Manajemen kemudian sepakat menunjuk Zinedine Zidane sebagai pelatih utama Real Madrid di sisa musim ini serta tiga musim selanjutnya sampai 30 Juni 2022,” lanjut isi pernyataan.

Pemecatan Solari terkait hasil buruk yang dialami Real Madrid baik di LaLiga maupun Liga Champions Eropa. El Real tersingkir dari Piala Liga Spanyol serta Liga Champions Eropa dalam kurun waku 10 hari.

Mereka dua kali dikalahkan Barcelona di Bernabeu pada ajang Piala Raja Spanyol (0-3) serta LaLiga (0-1). Tak berselang lama, Los Blancos dihajar Ajax Amsterdam 1-4 di laga kandang yang menyebabkan Madrid terhenti di babak 16 besar Liga Champions Eropa.

Keputusan Solari membangkucadangkan sejumlah pemain bintang dalam beberapa laga krusial dianggap sebagai salah satu penyebab hasil buruk yang diraih Los Blancos.

Penunjukan kembali Zidane sebagai pelatih berdasarkan pada pencapaiannya bersama Madrid di musim sebelumnya. Ia pernah menjalani misi ‘penyelamatan’ Madrid di paruh dua musim 2015-16. Saat itu, ia ditunjuk menggantikan Rafael Benitez pada 6 Januari 2016. Awalnya, banyak yang meragukan kemampuan pria Prancis, Zidane menjawabnya dengan raihan trofi Liga Champions Eropa di akhir musim.

Selama dua setengah musim melatih Madrid, Zidane mampu mempersembahkan delapan gelar juara baik level domestik maupun Eropa. Paling sensasional adalah tiga musim beruntun menjuarai Liga Champions Eropa.

Zidane memutuskan mundur dari posisinya sebagai pelatih di akhir musim 2017-18 kemarin. Banyak yang mengaitkan keputusan Zidane terkait kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus.

News Feed